Wednesday, September 17, 2008

Tak Pernah Habis KebaikanMu





Sebab beginilah Firman Tuhan, Allah Israel : "Tepung dalam tempayan itu tidak akan habis dan minyak dalam buli-buli itupun tidak akan berkurang sampai pada waktu Tuhan memberi hujan ke atas muka bumi."
(1 Raja-Raja 17:14)








Tidak ada yang kekal dalam kehidupan manusia.
Makanan dan minuman yang kita beli akan habis, dan harus membeli kembali.
Pakaian yang dipakai akan segera usang dan harus dibeli yang baru lagi.
Bahkan cinta pun seringkali memudar, dan tidak seindah ketika pertama bersemi.
Itu sebabnya susah bagi manusia untuk belajar percaya bahwa ada hal-hal yang kekal. Karena kefanaan yang mengurung seluruh kehidupan manusia.

Mungkin kita berpikir, akankah kebaikan Tuhan akan habis bila kita konsumsi setiap hari ?
Apakah kasih Allah kepada kita juga akan memudar seperti pudarnya
pakaian kita?
Apakah kekuatan Tuhan menopang hidup kita akan berkurang seperti kekuatan kita yang semakin berkurang digerus usia?
Atau,... bukankah seringkali kita melakukan hal-hal yang tidak Allah sukai ?
Apakah Allah akan menyerah untuk mengasihi kita ?

Jangan sekali-kali kita mengukur Allah dengan ukuran manusia.
Karena Tuhan bukanlah manusia. Ia berkata : "I AM THE GREAT I AM."

"Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya ? "
(Bilangan 23:19)

Yang Tuhan janjikan kepada anak-anakNya yang sangat dikasihiNya adalah janji yang diucapkanNya kepada janda di Sarfat, TIDAK AKAN HABIS DAN TIDAK AKAN BERKURANG.
Bagian kita hanyalah mempercayai segala perkataanNya dan setia melakukan kebenaran firmanNya.
And God will do the rest.


"Tak berkesudahan kasih setia Tuhan, tak habis-habisnya rahmatNya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaanMu !"
(Ratapan 3:22-23)

Seperti matahari yang tak pernah ingkar janji, selalu terbit dari Timur tiap pagi, demikianlah Tuhan berjanji kasih setiaNya selalu baru setiap pagi.



Percayalah bahwa Tuhan mengasihi kita dengan kasih yang tidak dapat kita bayangkan. Kasih yang tidak terukur. Seperti langit yang tidak terukur ketinggiannya dari bumi, dan seperti laut yang tidak terduga kedalamannya.
Ketika bangsa Israel sudah begitu bejatnya mendukakan hati Tuhan dengan segala kejahatan dan pelanggarannya, pada saat Tuhan memberikan hukuman atas pelanggaran mereka, saat itu juga Tuhan sudah berpikir untuk rencana pemulihan mereka.
Karena kasih Tuhan seperti mentari yang pasti akan selalu terbit setiap hari. Tidak akan pernah habis kebaikan Tuhan, tidak berkesudahan kasih setiaNya, selalu baru setiap pagi.







gambar paling bawah diambil dari God Series 6 - Sunrise
(http://kingdavid.wordpress.com/)


Lirik Lagu:

TAK PERNAH HABIS KEBAIKAN

Tak pernah habis kebaikan
Yang Kau b'rikan di dalam hidupku
Tak pernah berkurang kekuatanMu Tuhan
Yang Kau limpahkan dalam hidupku

Chorus:

Kau yang kubanggakan
Yesus Kau kuandalkan
Tak pernah Kau tinggalkan
Tak biarkan kujalan sendirian
KekuatanMu menopang

FirmanMu kupegang
FirmanMu kuharapkan
Tak pernah kecewakan
S'lalu mendatangkan kebaikan
Dan namaMu kumuliakan






All blessings,

Julita



<br><br>



<br><br>